PKSPalabuhanratu.org -BANDUNG, - Berita ini kami sampaikan karena banyak dari masyarakat yang bertanya tentang hal ini, berita ini telah dimuat oleh PR 2 minggu kebelakang, semoga informasi ini dapat bermanfaat. Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Wahyudin Zarkasyi mengatakan saat ini beberapa kabupaten/kota telah siap memberikan dana pendamping untuk Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SMA/SMK. Jumlahnya antar daerah bervariasi antara Rp200.000-Rp.2.300.000/siswa pertahun. Bahkan beberapa wilayah, tambahnya telah membebaskan biaya sekolah baik negeri maupun swasta seperti Kabupaten Cirebon, Kabupaten Karawang dan Kota Banjar. Untuk di Kota Depok dan Purwakarta baru dibebaskan biaya sekolah untuk sekolah negeri saja.
"Mereka mau merancang untuk juga membebaskan biaya sekolah swasta. Kabupaten Bandung saat ini juga sedang merancang dan Kabupaten Sumedang mulai tahun ini akan membebaskan biaya sekolah. Sementara Kota bandung belum ada kepastian untuk membebaskan dana sekolah" kata Wahyudin di ruang kerjanya, Jln.Dr. Rajiman, Kota Bandung, Kamis (25/7/2013).
Menurutnya, untuk mewujudkan sekolah gratis semua harus diawali dari niat. Meskipun banyak alasan lain yang menjadi kendala terwujudnya sekolah gratis seperti gaji guru dan lain sebagainya. Sekolah-sekolah negeri kebanyakan guru sudah pns, sarana dan prasarana pun sudah disediakan pemerintah. Sekarang tinggal bagaimana bupati/walikota mendengarkan jeritan warganya untuk bersekolah. "Indonesia yang mapan masyarakatnya 20 persen. Sekolah negeri itu haknya rakyat. Siapapun harusnya bisa bersekolah di negeri," ujarnya.
Ditargetkan Akhir Tahun Ajaran, Sekolah Gratis di Setengah Kabupaten/Kota
Sekolah gratis ditargetkan sudah dilakukan di setengah kabupaten/kota di Jawa Barat hingga akhir tahun ajaran 2013-2014. Pada tahun berikutnya ditargetkan 75 persen wilayah di Jabar sudah membebaskan biaya sekolah siswanya sehingga pada tahun ketiga seluruh sekolah di wilayah Jawa Barat sudah bebaskan biaya sekolahnya. "Tahun sekarang lebih dari setengah wilayah akan dibebaskan. Ini kan proses. Gubernur janji tahun depan 75 persen dan tahun ketiga sudah bebas seluruhnya. Janji Gubernur dijalankan dan saat ini kami sedang meyakinkan walikota/bupati," kata Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Wahyudin Zarkasyi di ruang kerjanya, Jln. Dr. Rajiman, Kota Bandung, (25/7/2013).
Wahyudin menambahkan dalam upaya mewujudkan Pendidikan Menengah Universal (PMU) dengan sekolah gratis hingga jenjang SMA/SMK perlu adanya keterlibatan pemerintah kota/kabupaten dalam memberikan dana pendamping. Selain dana dari pusat sebesar Rp1.000.000/siswa/tahun dan dana pendamping dari provinsi minimal Rp200.000 maka perlu juga setiap kota/kabupaten memberikan dana pendamping untuk membebaskan biaya sekolah. "Provinsi sedang merancang apa akan dinakan jadi Rp300.000 dan antar kota/kabupaten akan diseragamkan atau tidak. Tadinya bervariasi antar kota/kabupaten tapi saya tidak setuju ini bisa menimbulkan diskriminasi. Kita lihat nanti," ujar Wahyudin. (A-208/A-26)
Sumber: Pikiran Rakyat Online - Kamis, 25 Juli 2013
0 comments:
Post a Comment