PKSPalabuhanratu.org -Sukabumi- DPD PKS Kabupaten Sukabumi mengadakan kegiatan Halal bi Halal di gedung Disen Cisaat pada Ahad (25/8). Kegiatan tahunan ini dihadiri oleh seluruh pengurus DPD PKS kabupaten Sukabumi, struktur DPC, Calon anggota dewan pusat, provinsi dan Kabupaten. Kegiatan halal bi halal ini juga dihadiri dari DPW PKS Jawa Barat ustadz. Ir. Zukarnaen, H. Sukmawijaya (Bupati Sukabumi dan sekaligus sebagai Dewan pakar PKS kab. Sukabumi), Sekda Kabupaten Sukabumi Drs. H. Adjo Sardjono, birokrat serta para tokoh.
Acara yang dimulai pada jam 09.00 sampai jam 12.00 dan dipandu oleh Asep dikdik ini, dibuka dengan tilawah dari ustadz Ahmad Zakky. Dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PKS, sambutan dan taushiyah, dan mushofahah. Kegiatan ini diisi dengan hiburan nashid dari Tafakur, Cahaya Voice, nashid SMPIT Adzkia, serta nashid dari siswa SMA Al-Bayan.
Dalam sambutannya, Ketua DPD PKS Kabupaten Sukabumi Ir. Totong Suparman mengajak seluruh kader untuk semakin peduli terhadap kaum muslimin di Mesir yang menjadi korban kekejaman Militer saat ini. Momentum Shaum yang telah dilaksanakan selama sebulan lamanya harus berimplikasi semakin cinta kepada Allah, cinta kepada Rasul, dan cinta kepada sesama, serta akhlak yang baik sebagaimana tugas Rasulullah diutus kedunia ini untuk menyempurnakan akhlak’ katanya.
Sementara, Bupati Sukabumi yang Sekaligus Dewan pakar PKS kabupaten Sukabumi, H. Sukmawijaya dalam sambutannya mengatakan, halal bi halal ini merupakan forum atau tempat untuk saling memaafkan kalau secara pribadi kita sulit untuk mengungkapkan kesalahan kepada orang lain, tapi dengan acara ini orang akan mudah saling memaafkan. Selain itu, beliau mengatakan bahwa shaum ramadhan janganlah menjadi shaum rutinitas yang tidak berbekas pada setiap tahunnya. Tetapi dengan adanya shaum harus ada perubahan seperti peduli terhadap sesama serta dalam bentuk konkrit kita memberi.
Sementara itu, ustadz Zulkarnaen dari DPW PKS Jawa Barat dalam taushiyahnya juga menyoroti kondisi Mesir hari ini, Kaum Muslim di Indonesia harus lebih peduli dengan kondisi Mesir. Walaupun ada orang yang mengatakan kenapa harus ribut tentang Mesir, padahal bangsa Indonesiapun sedang kesulitan atau perlu bantuan. beliau menjawab pertanyaan tersebut dengan mengatakan mengapa kita ribut ketika Chelse melawan Barcelona, padahal mereka jauh disana, kenapa tidak memikirkan sepakbola bangsa kita yang semakin jauh dari prestasi. Selain itu, beliau menyampaikan bahwa kondisi Mesir harus dijadikan pelajaran, bahwa demokrasi itu tidak dalam zona aman. Berlaku jika menang dan kekerasan jika kalah bagi mereka. Dan ini terjadi di Mesir”, katanya.
Dalam kegiatan halal bi halal ini juga,diberikan penghargaan dari PKS untuk 3 orang yang berprestasi yang telah mengharumkan nama Kabupaten Sukabumi di kancah nasional, diantaranya kepada Elis Rosmiati sebagai bidan teladan tingkat Provinsi dan finalis tingkat nasional, Mumuh, M.Pd, dari SMAN 1 Sagaranten sebagai Kepala Sekolah Teladan tingkat Provinsi, dan RA al-Muhtar Warungkiara sebagai RA unggulan tingkat Provinsi Jawa Barat.(SM).
klik disini untuk melihat poto-poto kegiatan
klik disini untuk melihat poto-poto kegiatan
0 comments:
Post a Comment