PKSPalabuhanratu.org - CIKOLE – Salah satu janji politik M Muraz-Achmad Fahmi (Mufakat) ketika Pemilukada Kota Sukabumi 2013 lalu tentang perhatian kepada RT/RW, sudah direalisasikan. Yakni pembagian uang insentif bagi RT/RW se-Kota Sukabumi. Pembagian insentif menghabiskan dana APBD Kota Sukabumi senilai Rp988 juta. Dana tersebut dibagikan Walikota Sukabumi M Muraz dan Wakil walikota Sukabumi Achmad Fahmi secara bergilir ke setiap kecamatan, sejak akhir pekan lalu. Pembagian insentif atau uang kadeudeuh RT/RW ini berakhir di Kecamatan Gunung Puyuh di Aula Kecamatan Gunungpuyuh, kemarin.
Insentif yang diberikan kepada para RT/RW ini merupakan rekap uang kadeudeuh yang memang dianggarkan setiap bulan. Kali ini direkap selama enam bulan. Namun untuk bulan selanjutnya akan diberikan melalui transfer salah satu bank yakni Bank Jabar, setiap bulan. Sehingga seluruh RT/RW dalam menerima insentif tidak harus dikumpulkan seperti saat ini. “Para RT/RW tinggal menunggu saja kucuran dana yang akan dikirim langsung ke rekening masing-masing. Sehingga para RT/RW tidak akan repot,” jelas Muraz.
Ditambahkan wakil walikota Sukabumi, Achmad Fahmi, dengan pemberian insentif kepada RT/RW sendiri akan berdampak pada hilangnya jabatan RT/RW seumur hidup. Sehingga orang akan berlomba-lomba untuk menjadi RT/RW untuk mengabdi kepada warga. “Pemilihan RT/RW harusnya nanti dipilih lansung oleh warga secara terbuka,” katanya.
Menurut Fahmi, menyoal bantuan untuk RW senilai RP15 juta pertahun akan dikucurkan pada 2014 mendatang. Kucuran dana kepada RW tersebut untuk kegiatan fisik di wilayahnya. “Pembangunan fisik ini tentunya akan memiliki bukti. Mengenai jenis pembangunan fisiknya diserahkan kepada RW masing-masing sesuai kebutuhan,” ujar Fahmi.(fkr/d)
Short URL: http://radarsukabumi.com/?p=79111

0 comments:
Post a Comment