PKSPalabuhanratu.org - Bandung - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan ikut terpukau dengan permainan pasukan Maung Bandung ketika menyaksikan laga Persib vs Central Coast Mariners (CCM), Selasa (24/9/2013).
Pria yang akrab disapa Aher ini berpendapat anak asuh coach Djadjang Nurdjaman sebenarnya berpeluang menaklukkan CCM.
"Sangat bagus, bisa mengimbangi bahkan ada kans untuk menang. Apalagi kena tiang bisa gol bisa 4-3, malah sempat memimpin juga kita," ucap Aher saat ditemui seusai laga di Stadion si Jalak Harupat Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Selasa (24/9/2013).
Pada pertandingan tersebut, Aher menyempatkan diri menonton hingga pertandingan berakhir. Padahal biasanya, dia harus lebih dulu pulang 10 menit sebelum laga usai untuk menghindari kemacetan.
Selain dari jumlah penonton tidak terlalu banyak, Aher juga terdorong untuk melihat hasil akhir pertandingan. Sebab jika saja Persib mampu mengalahkan juara A-League (Liga Australia) akan menjadi bagian dari sejarah.
"Setiap ke sini saya penginnya nonton full, tentu saja punya rasa penasaran juga, kan kalau malam ini menang kan masuk final, sejarah bagi Persib, tapi kita draw dan hanya jadi runner up grup," bebernya.
Meskipun gagal melaju ke fase berikutnya, Aher menganggap pertandingan tersebut menjadi pelajaran berharga bagi tim Maung Bandung.
"Ke depan dengan Pak Umuh akan lebih sistematis, tidak hanya bonus aja tapi kita ke depan kita akan membuat Persib menjadi kesebelasan yang andal," tandasnya. [gin]sumber:inilahkoran.com
Pria yang akrab disapa Aher ini berpendapat anak asuh coach Djadjang Nurdjaman sebenarnya berpeluang menaklukkan CCM.
"Sangat bagus, bisa mengimbangi bahkan ada kans untuk menang. Apalagi kena tiang bisa gol bisa 4-3, malah sempat memimpin juga kita," ucap Aher saat ditemui seusai laga di Stadion si Jalak Harupat Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Selasa (24/9/2013).
Pada pertandingan tersebut, Aher menyempatkan diri menonton hingga pertandingan berakhir. Padahal biasanya, dia harus lebih dulu pulang 10 menit sebelum laga usai untuk menghindari kemacetan.
Selain dari jumlah penonton tidak terlalu banyak, Aher juga terdorong untuk melihat hasil akhir pertandingan. Sebab jika saja Persib mampu mengalahkan juara A-League (Liga Australia) akan menjadi bagian dari sejarah.
"Setiap ke sini saya penginnya nonton full, tentu saja punya rasa penasaran juga, kan kalau malam ini menang kan masuk final, sejarah bagi Persib, tapi kita draw dan hanya jadi runner up grup," bebernya.
Meskipun gagal melaju ke fase berikutnya, Aher menganggap pertandingan tersebut menjadi pelajaran berharga bagi tim Maung Bandung.
"Ke depan dengan Pak Umuh akan lebih sistematis, tidak hanya bonus aja tapi kita ke depan kita akan membuat Persib menjadi kesebelasan yang andal," tandasnya. [gin]sumber:inilahkoran.com

0 comments:
Post a Comment