Home » , , » Jabar Mengembara, Solusi Atasi Pengangguran

Jabar Mengembara, Solusi Atasi Pengangguran

Written By admin on Friday, 20 September 2013 | 15:27

PKSPalabuhanratu.org - Banjarmasin - Pemprov Jabar mendorong warganya meningkatkan taraf hidupnya lebih baik. Tak hanya di Jabar, namun di luar Jabar melalui program transmigrasi.

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menuturkan, dorongan Pemprov Jabar kepada warganya ini tertuang dalam program Jabar Mengembara. Program ini mendorong warga Jabar untuk bisa terus berkembang memperbaiki taraf hidupnya, terutama di luar daerah Jabar. Kebijakan ini sama dengan kebijakan yang dilakukan negara-negara yang memiliki jumlah penduduk yang cukup padat. Di antaranya Cina.

"Kita punya program Jabar Mengembara dan mendorong warga Jabar untuk sukses di luar Jabar. Salah satunya dengan transmigrasi. Yang terpenting, ke mana pun mereka pindah maupun bertransmigrasi, tidak menyusahkan, mampu mengembangkan daerah tujuannya, selamat agamanya, selamat pendidikannya, selamat kesehatannya dan selamat masa depannya," ujar Heryawan saat meninjau transmigran asal Jabar di lokasi transmigrasi di Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) Cintapuri, Desa Dua, Kecamatan Cintapuri, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Jumat (20/9/2013).

Namun sebelum melepas warga Jabar 'merantau', lanjut Aher, pihaknya memiliki kewajiban untuk memberikannya pelatihan dan pendidikan. Setelah warga Jabar memiliki keterampilan dan kemampuan yang cukup mumpuni, pihaknya siap melepas warga Jabar untuk mengembara ke wilayah transmigran.

Aher menambahkan, saat berada di wilayah transmigrasi, secara admninstrastif dan pemerintahan sudah menjadi tanggung jawab pemerintah daerah setempat. Meski demikian, Pemprov Jabar tetap memliki keterikatan khusus dengan para transmigran asal Jabar. Selain mereka masih memiliki sanak saudara di Jabar, pemprov Jabar pun terus melakukan pantauan dan koordinasi.

"Salah satunya seperti yang kita lakukan saat ini di UPT Cintapuri, Banjar, Kalsel. Saya hanya berpesan bagi para transmigran asal Jabar, jangan pernah berhenti berusaha, kerja keras, dan berpikir maju ke depan. Kemajuan dan kesejahteraan tidak pernah hadir tanpa kerja keras, mana ada sukses tanpa kerja keras. Untuk itu kehadiran saya untuk memotivasi mereka bekerja keras," tegas Aher.

Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi (P2KT) Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertras), Jamaluddien Malik secara khusus menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja Gubernur Jawa Barat yang dikemas dalam acara Silaturrahim dengan para transmigran. Hal itu menunjukan kepedulian Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mendukung program transmigrasi.

"Bapak Menteri secara khusus menyampaikan penghargaan atas kunjungan Bapak Gubernur Jawa Barat ke lokasi transmigran. Dan kunjungan ini merupakan tindaklanjut dari penandatanganan Kerjasama Antar Daerah (KSAD) antara Kabupaten Banjar dengan Kabupaten/Kota se Jabar terkait program transmigrasi," ungkap Jamaluddien.

UPT Cintapuri merupakan salah lokasi transmigrasi di Provinsi Kalimantan Selatan. Sejak pra Pelita hingga tahun 2012, sebanyak 11.765 KK atau setara 43.357 jiwa sudah ditempatkan di Kalimantan Selatan. Dari jumlah tersebut, kini tersisa 1.434 KK atau 5.497 jiwa dan sebanyak 209 KK atau 821 jiwa menempati UPT Cintapuri.

Penempatan warga Jabar di UPT Cintapuri sendiri dimulai sejak tahun 2008 sebanyak 30 KK dan dilanjutkan pada tahun 2009 sebanyak 25 KK. Namun dari jumlah 55 KK itu, yang mampu terus bertahan sebanyak 30 KK atau kurang lebih ada 120 jiwa. [gin] / inilahkoran.com
Share this article :

0 comments:

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. insanmulia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger